Skip to main content

Warna Cat Dinding & Pengaruhnya Pada Manusia

Warna Cat Dinding & Pengaruhnya Pada Manusia

Warna dapat menimbulkan kesan tertentu, bahkan memengaruhi mood atau perasaan manusia. Beberapa warna ada yang dapat membangkitkan semangat, ada pula warna-warna yang menenangkan emosi.

Warna yang sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan, bisa mendatangkan kenyamanan fisik, mental maupun spiritual. Warna juga bisa menyembuhkan dan menyeimbangkan emosi, yang pada akhirnya akan menciptakan keselarasan di rumah. Berikut beberapa pengaruh warna pada manusia:

1. Merah. Warna ini dapat membangkitkan energi, hangat, komunikatif, aktif, optimis, antusias dan semangat. Merah memberi kesan sensual dan mewah, meningkatkan aliran darah dan tubuh yang berkaitan dengan ambisi. Tapi, terlalu banyak warna merah bisa merangsang kemarahan dan agresivitas.

2. Merah Jambu. Warna ini merupakan gradasi warna merah yang lebih muda yang disebut merah jambu atau pink. Merah jambu merupakan warna yang hangat, emosional, tapi juga lembut dan menenangkan. Warna ini tak hanya melambangkan kasih sayang dan perasaan cinta, serta kekanak-kanakan.

3. Oranye. Ini merupakan karakter yang mirip dengan merah, tapi lebih feminin dan bersahabat. Warna yang melambangkan sosialisasi, penuh harapan dan percaya diri. Oranye atau orange juga dapat membangkitkan semangat, vitalitas dan kreativitas. Dapat menimbulkan perasaan positif, senang, gembira, optimis dan penuh energi. Oranye dipercaya dapat mengurangi depresi atau perasaan tertekan, bahkan bila terlalu berlebihan justru merangsang perilaku hiperaktif.

4. Kuning. Ibarat warna matahari, cerah, membangkitkan energi dan mood. Kuning perlambang semangat dan vitalitas, komunikatif, mendorong ekspresi diri, memberi inspirasi dan memudahkan berpikir secara logis serta merangsang kemampuan intelektual. Warna ini cocok sebagai warna atau aksen di ruang belajar. Hanya saja, penggunaan warna kuning yang kurang tepat akan menimbulkan kesan menakutkan.

5. Hijau. Warna ini biasa dikaitkan dengan alam yang menyegarkan, membangkitkan energi dan juga mampu memberi efek menenangkan, menyejukkan serta menyeimbangkan emosi. Warna ini sangat elegan, menyembuhkan, mendorong perasaan empati terhadap orang lain. Nuansa hijau dapat meredakan stres, memberi rasa aman dan perlindungan. Sayangnya, hijau juga menimbulkan perasaan terperangkap.

6. Biru. Tidak lepas dari elemen air dan udara, berasosiasi dengan alam, melambangkan keharmonisan dan memberi kesan lapang. Pemakaian warna biru dapat menimbulkan perasaan tenang dan dingin. Melahirkan perasaan sejuk, tenteram, hening, damai, serta perlindungan. Warna ini kerap diasosiasikan dengan kesan etnik, antik, country Style. Warna biru yang kuat, bisa merangsang kemampuan intuitif dan memudahkan meditasi. Tapi berhati-hatilah, karena terlalu banyak biru, bisa menimbulkan kelesuan.

7. Ungu. Dekat dengan suasan spiritual yang magis, mistis, misterius, dan mampu menarik perhatin. Oleh karena itu, ungu banyak digunakan oleh kaum bangsawan. Warna ini juga berkesan sensual, feminin, antik, anggun dan hangat. Ungu yang gelap dapat memancarkan kekuatan, bisa menambah kekuatan intuisi, fantasi, imajinasi, kreatif, sensitif, memberi inspirasi dan obsesif.

8. Coklat. Warna ini adalah warna yang natural, hangat, membumi dan stabil. Coklat menghadirkan kenyamanan, memberi kesan anggun dan elegan. Dapat memberi keyakinan dan rasa aman, warna yang akrab atau familiar dan menenangkan. Coklat juga dapat mendorong komitmen, namun juga bisa menjadi berat dan kaku bila terlalu banyak.

9. Putih. Melambangkan kemurnian dan kepolosan, perlindungan, ketentraman, kenyamanan, dan memudahkan refleksi. Namun terlalu banyak warna putih, bisa menimbulkan perasaan dingin, steril, kaku, dan terisolir.

10. Hitam. Warna yang satu ini punya pengaruh yang kuat dan penuh percaya diri, penuh perlindungan, maskulin, elegan, megah, dramatis, dan misterius. Tapi hitam juga merupakan warna perlambang duka dan dapat menimbulkan perasaan tertekan.

11. Abu-abu. Ini merupakan warna netral yang dapat menciptakan kesan serius, namun juga menentramkan dan menimbulkan rasa damai. Kesan lain dari abu-abu antara lain, independen dan stabil, menciptakan keheningan dan kesan luas. Tapi abu-abu juga terkesan dingin, kaku, dan tidak komunikatif. (Teti/Serial Rumah Spesial: Kombinasi Warna)

Comments

Popular posts from this blog

Pancasila dan Demokrasi Asli Indonesia

Pernah kita bertanya kenapa negara ikon demokrasi seperti Amerika, Inggris dan Australia menerapkan pemilu secara tidak langsung (sistem perwakilan)? Mari sama-sama belajar agar rakyat Indonesia cerdas dengan tidak menghabiskan energi saling membully. Bukankah saling respek meski berbeda pendapat itu justru esensi demokrasi? Rakyat Australia memilih pemimpin tidak secara langsung, tapi melalui anggota dewan (senator) yang mereka pilih. Para anggota dewan inilah yang kemudian dipercayakan memilih Prime Minister (PM) dan para pemimpin wilayah (Premiers). Tentu ada diantara anggota dewan yang tidak amanah, tapi penegakan hukum dilakukan atau mereka tidak dipilih kembali. Mekanisme ini berjalan terus sehingga kualitas anggota dewan terseleksi semakin baik. Sistem pemilihan presiden di Amerika yang telah berlangsung dua abad bukan dengan pemilihan langsung (one man one vote / popular vote), tapi berdasar pada electoral vote (represented via electoral college institution). 270 dari 53...

Agar jangan sampai dikatakan

Kisah ini sudah populer di antara kita, namun setiap kali saya membacanya, mengingatnya, selalu membuat merinding, terharu bahkan berkaca-kaca.. Sebuah kisah persudaraan Islam yang demikian eratnya. Kisah Ukhuwah Islamiyah di atas segalanya. saya memberinya judul "Agar Jangan Sampai Dikatakan.." Inilah kisah True Story yang terjadi pada zaman kekhalifahan Umar bin Khattab. Suatu hari Umar sedang duduk di bawah pohon kurma dekat Masjid Nabawi. Di sekelilingnya para sahabat sedang asyik berdiskusi sesuatu. Di kejauhan datanglah 3 orang pemuda. Dua pemuda memegangi seorang pemuda lusuh yang diapit oleh mereka Ketika sudah berhadapan dengan Umar, kedua pemuda yang ternyata kakak beradik itu berkata, "Tegakkanlah keadilan untuk kami, wahai Amirul Mukminin!" "Qishashlah pembunuh ayah kami sebagai had atas kejahatan pemuda ini!". Umar segera bangkit dan berkata, "Bertakwalah kepada Allah, benarkah engkau membunuh ayah mereka wahai anak muda?" ...

Inti Kurikulum 2013

Penyederhanaan, Tematik-Integratif Memasuki bulan ke 6 tahun 2013 ini,  Kurikulum  2013 belum  di  laksanakan dalam  pendidikan  di Indonesia. Hal ini memang karena penerapapan memang memerlukan beberapa tahapan untuk menerapkan  kurikulum 2013  tersebut. Pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan dalam empat tahap. Pertama, penyusunan kurikulum di lingkungan internal Kemdikbud dengan melibatkan sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu dan praktisi pendidikan. Kedua, pemaparan desain Kurikulum 2013 di depan Wakil Presiden selaku Ketua Komite Pendidikan yang telah dilaksanakan pada 13 November 2012 serta di depan Komisi X DPR RI pada 22 November 2012. Ketiga, pelaksanaan uji publik guna mendapatkan tanggapan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satu cara yang ditempuh selain melalui saluran daring (on-line) pada laman  http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id  , juga melalui  media  massa cetak. Tahap keempat, dilakukan penyem...