Skip to main content

Apakah mati itu berarti menghilang?



Bagi manusia, mati tidak berarti menghilang. Kematian merupakan suatu peralihan ke kampung akhirat, tempat tinggal yang sebenarnya. Kematian memutuskan hubungan seseorang dengan tatanan dunia, termasuk tubuhnya yang ada dalam tatanan ini. Saat hubungan antara tubuh dan ruh terputus, yakni setelah kematian, ruh mulai berhubungan dengan gambaran akhirat. Tabir di depan matanya tersingkap, kemudian sadarlah ia bahwa mati bukan berarti menghilang seperti anggapannya. Ia memulai kehidupan akhirat seperti memulai hari-harinya saat terbangun dari tidurnya. Ia dibangkitkan dari kematian. Hal ini dinyatakan dalam Al-Qur’an: “Dia lah yang memberi kehidupan dan menyebabkan kematian. Jika Dia menghendaki sesuatu, Dia hanya mengatakan, “Jadilah” maka jadilah. (Surat Ghafir: 68) Peralihan manusia ke alam akhirat terjadi dengan sebuah perintah Allah seperti itu.

Comments

Popular posts from this blog

Banyaknya Manfaat Vitamin A Untuk Kesehatan

Banyaknya Manfaat Vitamin A Untuk Kesehatan Vitamin A Sangat Dibutukan Oleh Tubuh Manusia diantaranya adalah menjaga kesehatan mata sobat dengan cara meningkatkan Integritas Retina dan dalam sayuran - sayuran yang mengandung Vitamin A juga banyak mengandung Pro~Vitamin A ( betakaroten ) dalam tubuh yang diubah jadi Vitamin A. Pada posting kali ini Kolom Blog GRATIS Sengaja membahas tentang banyaknya Manfaat Vitamin A untuk di informasikan khusus untuk sobat yang belum mengetahui Manfaat Vitamin A, Bila sobat kekurangan Vitamin A bisa menjadi penyebab penglihatan mata sobat yang tidak dapat menyesuaikan dengan perubahan cahaya Matahari langsung dari luar atau cahaya lainnya,... Gejala Kekurangan Vitamin A Gejala karena kekurangan vitamin A menyebabkan penglihatan sobat bisa terkena rabun senja ( penglihatan kurang jelas waktu senja ). Bila sobat sudah mengetahui fungsi Vitamin A untuk kesehatan penglihatan begitu penting sekali, maka penuhi kebutuhan Vitamin A dalam tubuh sobat. Vi...

Apa arti beriman sepenuh hati?

Apa arti beriman sepenuh hati? Setiap orang pasti tahu bahwa tangannya akan terbakar jika terkena api. Ia tak perlu berpikir lagi apakah akan benar-benar terbakar atau tidak. Artinya, ia memiliki keyakinan penuh bahwa api tersebut akan membakarnya. Keyakinan seperti ini disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai berikut: Ini lah (Qur’an) pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang sungguh-sungguh meyakininya. (Surat Al-Jatsiyyah: 20) “Memiliki keimanan sepenuh hati” artinya mempercayai keberadaan Allah dan keesaannya, hari kebangkitan, surga dan neraka dengan sepenuh-penuhnya keyakinan, tanpa ragu sedikitpun akan kebenarannya. Layaknya mempercayai keberadaan orang-orang disekitar kita yang kita lihat dan kita ajak bicara, seperti halnya pengetahuan intuitif terhadap contoh api di atas. Keimanan penuh yang tumbuh di hati orang tersebut akan mendorongnya untuk selalu beramal dengan cara yang diridhai Allah di setiap saat.

KEKENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI???

KEKENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI??? Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak. .?"                                                 Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah         pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa       dijelaskan sbb:                                                     ...