Al-Qur’an merupakan satu-satunya petunjuk
bagi orang yang beriman di sepanjang hidupnya. Dalam sebuah ayatnya, Allah
memerintahkan istri-istri Rasul untuk membaca dan mengingat ayat-ayat Allah
serta hikmah (sunnah Nabi) di rumah-rumah mereka (Surat Al-Ahzab: 34). Praktek seperti ini diperintahkan pula
kepada umat yang beriman saat itu. Ketika ayat ini sampai kepada mereka dengan
jelas, mereka membaca naskah Al-Qur’an di rumah-rumah mereka serta
menghapalnya. Bagi kita, akan lebih utama jika membaca Al-Qur’an sambil
mengamalkannya dengan rajin.
Apa manfa’at keta’atan pada moral Al-Qur’an bagi sistem bernegara? Dalam Al-Qur’an, Allah menyebutkan bahwa keta’atan merupakan sifat yang positif. Seseorang yang memiliki moral Qur’ani akan sepenuhnya patuh dan hormat terhadap negaranya. Dalam masyarakat Islam, setiap orang berusaha untuk kesejahteraan negara dan bangsanya. Tidak pernah berontak terhadap negara, melainkan mendukung baik secara spiritual maupun material. Dalam masyarakat yang terbentuk dari orang-orang yang takut kepada Allah, kasus-kasus hukum tak pernah sampai ke tingkat persidangan. Seperseribunya pun dari pelanggaran hukum yang terjadi pada masyarakat sekarang ini tak pernah dialami. Mengatur negara menjadi jauh lebih mudah, karena pemerintah tidak perlu mengurus kasus-kasus anarki, terorisme, kejahatan, pembunuhan. Seluruh kekuatan pemerintah dipusatkan pada pengembangan dan peningkatan kesejahteraan negeri, di sektor dalam maupun luar negeri. Karenanya, menghasilkan negara yang sangat kuat.
Comments